Materi belajar tia

pikiran saat tidak ada kerjaan

Posted by Tia pada Januari 10, 2012

Bingung mau mengeluhkan apa

Sudah tidak punya alasan untuk mengeluh

Tidak ikut campur lagi

Lebih tenang

Baik-baik saja

Jangan sedih ya

Semua akan baik2 saja

Minta perlindungan pada Allah

Kita hanya hamba Allah yang lemah

Pelan2 saja

Jangan terburu2

Melakukan apa yang ingin dilakukan supaya terhibur

Dia sering membuatku tersenyum

Perannya hanya itu

Aku tidak mau lebih

Masih dingin juga

Harus bergerak tapi ke mana ya

Sepertinya semua hal sudah kutuliskan

Bingung mau menulis apa

Hahaha

Akhirnya ketenangan menghampiriku juga

Sudah tidak galau lagi

Orang yang memiliki cobaan lebih berat, namun lebih sabar

Bahkan aku lupa pikiranku beberapa saat yang lalu

Aku memiliki cara berpakaian yang tidak lazim haha

Ditulis dalam Jurnalku | Tinggalkan sebuah Komentar »

Sedang khawatir

Posted by Tia pada Januari 9, 2012

Hari ini ambil surat pindah.

Khawatir apakah di sana akan lebih baik.

Kondisi umum di sini baik. Di sana, aku belum tahu kondisinya.

Orang-orang di sini baik. Di sana, aku belum mengenal orang-orangnya.

Sedikit menyesal, mengapa aku bilang mau pindah.

Sekarang aku sangat khawatir.

Tapi, karena sudah bilang, maka mau tak mau aku harus pindah.

Aku harus terima resiko atas perbuatan dan perkataanku.

Mulai saat ini, aku sudah tidak ingin bicara. Hanya ingin bicara seperlunya. Lebih baik diam.

Tahun kemarin, aku terlalu banyak bicara. Akibatnya, aku sengsara. Menyesal tiada gunanya.

Dia adalah hal yang paling baik. Hal yang paling bijak.

Andaikan terjadi keajaiban supaya aku tidak harus pindah.

Aku ingin tetap di sini. Meski di sini kurang nyaman. Tapi aku ingin di sini.

Tapi jika harus pindah. Aku terima dengan ikhlas. Itu berarti takdirku harus bekerja di sana.

Mungkin di sana, aku bisa berubah.

Aku harus bisa menjaga ucapanku.

Lebih banyak mendengar, daripada berbicara.

Tidak ikut campur urusan orang lain.

Tidak emosional.

Menjadi pegawai yang penurut.

Ditulis dalam Jurnalku | Tinggalkan sebuah Komentar »

kurangi bicara

Posted by Tia pada Januari 7, 2012

tidak mau banyak bicara dan berkomentar.
bicara seperlunya.
lebih baik diam.
lebih baik menulis.
jika tidak penting, tidak usah bicara.
jika ada yang bicara buruk, tanggapi secara bijak.
jika dizolimi, diam saja, kalau perlu dimaafkan.
tidak boleh reaktif.
tidak boleh terprovokasi.
tidak boleh bercerita.
bicara tentang ide, jangan membicarakan orang.

Ditulis dalam Jurnalku | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.